Banner

Appi Di Lamar Partai Demokrat, Warga Kota Kompak Berseru; “Birukan Makassar”

MAKASSAR, 4Menit.Com – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mulai menjadi magnet politik Partai Demokrat. Figur yang masih berstatus kader Partai Golkar itu secara terbuka diajak bergabung oleh Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng.

RS Daya MKSR

Pinangan politik tersebut membuka babak baru dinamika politik di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan. Di tengah menguatnya komunikasi politik itu, seruan untuk membirukan Makassar pun menjadi pesan yang menarik perhatian di tengah konstituen dan pendukung Appi.

Ajakan tersebut disampaikan langsung Andi Alfian saat bertemu Appi di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (3/10/2026). Kedatangan tokoh nasional yang pernah menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sekaligus memperlihatkan keseriusan Demokrat dalam melirik kepemimpinan Appi.

Andi Alfian menilai Appi merupakan figur muda yang dibutuhkan Demokrat untuk memperkuat partai, khususnya di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, pengalaman, kapasitas kepemimpinan, dan posisi Appi sebagai kepala daerah menjadi modal penting untuk membesarkan partai berlambang bintang mercy tersebut.

Ia berharap ajakan itu mendapat respons positif sehingga Demokrat dapat menjadi wadah perjuangan bersama dalam membangun Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Indonesia.

Andi Alfian juga mengungkapkan kedekatan hubungannya dengan Appi. Keduanya telah beberapa kali berada dalam momentum politik yang sama, termasuk ketika mengusung semangat perubahan melalui slogan Wattunnami.

Meski demikian, pinangan tersebut belum otomatis menjadi keputusan politik Appi untuk meninggalkan Golkar.

Appi menyambut baik ajakan itu dan mengapresiasi keseriusan Andi Alfian yang datang langsung ke Makassar. Namun, ia menegaskan masih ada proses internal yang harus diselesaikan sebelum menentukan sikap.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika politik sebagai kader partai.

“Bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan,” demikian sikap Appi menanggapi tawaran tersebut.

Pernyataan itu menandakan bahwa peluang bergabung dengan Demokrat terbuka untuk dipertimbangkan, tetapi keputusan final masih menunggu penyelesaian urusan internal di Golkar.

Hubungan Appi dan Demokrat Bukan Hal Baru

Kedekatan Appi dengan Demokrat sejatinya telah terbangun sejak Pilkada Makassar 2020. Saat itu, Demokrat menjadi salah satu partai yang mengusung Appi berpasangan dengan Rahman Bando, meski pasangan tersebut belum berhasil memenangkan kontestasi.

Hubungan politik itu berlanjut pada Pilkada Makassar 2024. Demokrat kembali memberikan dukungan kepada pasangan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, yang kemudian berhasil memenangkan pemilihan dan memimpin Kota Makassar.

Rekam jejak tersebut menjadi salah satu latar yang membuat komunikasi politik Appi dan Demokrat kembali mengemuka.

Kini, ajakan langsung dari Dewan Pakar DPP Demokrat menempatkan Appi dalam sorotan baru. Jika pinangan itu berujung pada keputusan bergabung, peta kekuatan politik Makassar berpotensi mengalami perubahan, terutama dalam konsolidasi partai dan persiapan agenda politik mendatang.

Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai perpindahan Appi dari Golkar ke Demokrat.

Seruan “birukan Makassar” warga diberbagai flatform media sosialpun menjadi gambaran aspirasi politik yang mengemuka di tengah dinamika tersebut. Apakah Appi benar-benar akan mengenakan warna biru Demokrat atau tetap bertahan bersama Golkar, keputusan akhirnya masih menunggu langkah politik sang wali kota.

 

Bapenda

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *