UPT SPF SDN Sudirman I Jadi Sekolah Rujukan Bimtek BBGTK Sulsel
MAKASSAR – UPT SPF SDN Sudirman I Kota Makassar menerima kunjungan peserta Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang berlangsung selama lima hari di Kota Makassar. Dalam kegiatan ini, UPT SPF SDN Sudirman I dipilih sebagai salah satu sekolah rujukan untuk memberikan gambaran dan pengalaman praktis kepada peserta, khususnya terkait pelaksanaan kebendaharaan sekolah.
Para peserta disambut langsung oleh Kepala UPT SPF SDN Sudirman I, Asriani, S.Pd, bersama staf keuangan dan bendahara sekolah.
Kegiatan diisi dengan sesi sharing dan diskusi mengenai pengelolaan serta pelaksanaan kebendaharaan sekolah. Materi yang dibahas dikaitkan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan.
Kepala UPT SPF SDN Sudirman I, Asriani, S.Pd, mengatakan pihak sekolah menyambut baik kepercayaan BBGTK Sulawesi Selatan yang menjadikan SDN Sudirman I sebagai salah satu sekolah rujukan dalam rangkaian kegiatan bimtek tersebut.
“Kami merasa bersyukur dan mengapresiasi kepercayaan BBGTK Sulawesi Selatan kepada SDN Sudirman I. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan praktik yang kami jalankan, khususnya dalam pelaksanaan kebendaharaan sekolah,” ujar Asriani.
Menurutnya, kegiatan sharing seperti ini penting karena peserta tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana pengelolaan administrasi dan kebendaharaan diterapkan di lingkungan sekolah.
“Kami berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi para peserta dan memberikan manfaat ketika nantinya diterapkan di sekolah masing-masing. Prinsipnya, pengelolaan kebendaharaan harus dilakukan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Asriani menambahkan, keterlibatan sekolah dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun jejaring dan memperkuat budaya berbagi praktik baik antar-tenaga kependidikan.
“Kami terbuka untuk berbagi praktik baik dan pengalaman. Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi dapat memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan,” pungkasnya.
Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan pihak sekolah serta menggali pengalaman terkait pengelolaan kebendaharaan yang dapat mendukung tata kelola administrasi sekolah yang efektif dan akuntabel.















