Banner Promo
Bapenda

Dari Desa Bulok, Relawan Bakti BUMN 2026 Bawa Potensi Wisata dan Ekonomi Warga Naik Kelas

LAMPUNG SELATAN – Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu lokus utama Program Relawan Bakti BUMN 2026, sebuah gerakan pengabdian masyarakat yang mempertemukan para karyawan terbaik dari berbagai perusahaan milik negara dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.

RS Daya MKSR

Pembukaan program tersebut dihadiri langsung Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Rio by The Beach, Desa Bulok, Minggu (16/8/2026).

Program Relawan Bakti BUMN 2026 menjadi bagian dari komitmen Kementerian BUMN dalam memperkuat pembangunan desa melalui kolaborasi lintas sektor. Pelaksanaannya diarahkan pada tiga pilar utama, yakni pemberdayaan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM dan BUMDes.

Di Desa Bulok, para relawan akan terlibat langsung dalam sejumlah kegiatan pendampingan. Fokusnya antara lain penguatan tata kelola BUMDes, edukasi literasi digital, serta peningkatan strategi pemasaran produk UMKM agar semakin kompetitif.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kehadiran Program Relawan Bakti BUMN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pengembangan desa wisata sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi pariwisata secara mandiri dan berkelanjutan.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengapresiasi dipilihnya Desa Bulok sebagai salah satu lokasi pelaksanaan rangkaian pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa wisata tersebut.

Menurut Egi, kolaborasi lintas pihak dapat memberikan energi baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki desa.

“Sinergi yang kita jalin hari ini adalah angin buritan yang akan membawa Desa Bulok dan desa-desa wisata lainnya berlayar lebih jauh menuju kemandirian dan kesejahteraan,” kata Egi saat menyampaikan sambutan.

Egi mengatakan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi pariwisata bahari yang besar. Saat ini terdapat 92 objek wisata dan delapan jaringan desa wisata yang terus dikembangkan. Potensi tersebut turut mendorong kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lampung Selatan hingga mencapai lebih dari 1,5 juta orang.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi sesuatu yang patut disyukuri, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas destinasi dan pengelolaan pariwisata di daerah.

“Untuk mempertahankan dan melesatkan pencapaian tersebut, tentu kita tidak bisa bergerak sendiri. Kehadiran Program Kolaborasi Relawan Bakti BUMN Tahun 2026 di Desa Bulok ini menjadi momentum yang sangat tepat,” katanya.

Program Relawan Bakti BUMN 2026 berlangsung pada 16-19 Agustus 2026 dengan melibatkan sejumlah BUMN dan mitra, di antaranya PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 7, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, serta PT Angkasa Pura Indonesia.

Egi berharap program tersebut tidak berhenti pada perubahan fisik melalui pembangunan maupun penguatan infrastruktur desa. Lebih jauh, ia mendorong agar kehadiran para relawan mampu meninggalkan pengetahuan dan kapasitas baru yang dapat terus dikembangkan masyarakat setelah program berakhir.

Transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengelola potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan dinilai menjadi bagian penting dari keberlanjutan program.

“Kehadiran rekan-rekan relawan serta dukungan penuh dari berbagai BUMN merupakan wujud nyata sinergi yang luar biasa untuk memperkuat potensi pariwisata dan pemberdayaan masyarakat di Lampung Selatan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I Siwi Peni, Regional Head Region 7 PTPN I Iyan Heryanto, Vice President Human Capital Development & Sustainability InJourney Robby Saputra, EGM Bandara Raden Inten II Nurhadi Nugraha, VP Destination ITDC, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan I Nyoman Setiawan, Camat Kalianda serta unsur Forkopimcam. (Nzr/lmhr)

Nazar
Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *