Bupati Andi Abdullah Rahim Buka Rotation 2026, Dorong Lahirnya Generasi Beriman dan Berprestasi
LUWU UTARA — Rotation 2026 atau Rohis Luwu Utara Islamic Competition resmi dibuka di Aula Lagaligo, Kamis (14/5/2026). Kegiatan yang digagas Rohis Luwu Utara ini menjadi ajang pengembangan bakat sekaligus penguatan karakter religius pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim menyampaikan apresiasi kepada panitia Rohis Luwu Utara yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda. Menurutnya, Rotation 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi bagian dari upaya membentuk pelajar yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan karakter.

“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang beriman, berprestasi, dan memiliki akhlak yang baik. Kegiatan seperti Rotation 2026 ini sangat penting karena menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus pengembangan potensi pelajar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan memiliki nilai moral yang kuat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah.
Rotation 2026 diikuti peserta dari berbagai sekolah di Luwu Utara dengan tiga kategori lomba, yakni putra tingkat SMA/SMK/MA sederajat, putri tingkat SMA/SMK/MA sederajat, serta putra tingkat SMP/MTs sederajat. Beragam cabang lomba keislaman dipertandingkan sebagai wadah mengasah kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta.
Selain kompetisi, panitia juga menghadirkan sesi pembinaan dan dialog singkat mengenai moderasi beragama serta stand literasi islami. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antar pelajar Rohis di berbagai sekolah.
Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara Nuslan, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Rotation 2026 sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual pelajar di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 12, Andi Lalak berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.
“Pembinaan karakter melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, religius, dan berdaya saing,” tanda
snya.















