Tak Kenal Lelah, Bupati Andi Rahim Kembali Dapat Program Cetak Sawah Baru Ribuan Hektare Untuk Luwu Utara
MASAMBA – Seolah tak pernah berhenti bekerja, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan janji politik pembangunan daerah melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan pembukaan lahan sawah baru tahap III.
Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, dalam mendorong terciptanya lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program cetak sawah tahap III tahun 2026 ini tersebar di 14 desa pada 7 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara dengan total luasan mencapai sekitar 1.660 hektare.
Sementara di Tahun 2027 ditargetkan perluasan cetak sawah melalui program tersebut mencapai 6.700 hektare lebih
“Insha Allah Tahun 2027 Lutra terbesar dapat cetak sawah 6.773,09 hektare. Semoga dapat membawa masyarakat Lutra semakin sejahtera,” harap Bupati Andi Rahim, sapaan akrabnya, di sela-sela acara penanaman padi perdana di Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Barat, Selasa (19/05/2026).
Pembukaan lahan tersebut diproyeksikan menjadi kawasan pertanian produktif baru yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat desa.
Pembukaan lahan sawah baru tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Mulai dari proses pembukaan lahan, pengolahan sawah, hingga aktivitas pertanian nantinya diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menghadirkan sumber penghasilan baru bagi warga desa.
“Program ini bukan sekadar membuka sawah, tetapi membuka harapan baru bagi masyarakat. Kita ingin masyarakat memiliki pekerjaan, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fondasi utama pembangunan ekonomi daerah karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Melalui program cetak sawah tahap III ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap lahir kawasan pertanian baru yang tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat pedesaan.(*)















