Banner Promo
RS Daya MKSR

SMPN 16 Makassar Gelar Pembelajaran Berbasis Proyek, Angkat Daur Ulang Sampah Plastik dan Kearifan Lokal Sulsel

MAKASSAR – 20 Mei 2026 – SMPN 16 Makassar  kembali melaksanakan kegiatan Pembelajaran Berbasis Proyek sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler siswa selama bulan Mei 2026. Program ini melibatkan peserta didik kelas 7 dan kelas 8 dengan mengusung tema berbeda yang berorientasi pada penguatan karakter, keterampilan hidup, serta pelestarian budaya lokal.

Untuk siswa kelas 8, tema yang diangkat yakni “Daur Ulang Sampah Plastik”. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman sekaligus keterampilan dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi barang yang lebih bernilai dan berguna. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta membangun kreativitas dalam pengolahan sampah.

Dispora MKSR

Sementara itu, siswa kelas 7 mengangkat tema “Kearifan Lokal” sebagai bentuk upaya pelestarian budaya daerah Sulawesi Selatan. Dalam pelaksanaannya, siswa menampilkan berbagai bentuk budaya lokal seperti tarian daerah, pakkio bunting, angngaru, hingga kegiatan mendongeng yang sarat nilai budaya dan karakter.

Kegiatan Pembelajaran Berbasis Proyek ini dimulai pada 18 Mei 2026 dan akan mencapai puncaknya melalui kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026 mendatang. Melalui kegiatan tersebut, hasil karya siswa serta berbagai penampilan seni budaya akan dipresentasikan kepada warga sekolah dan masyarakat.

Koordinator kegiatan, Saenab, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar secara aktif, kreatif, dan kolaboratif melalui pengalaman nyata di lingkungan sekitar.
Kepala SMPN 16 Makassar, Amiruddin D, mengatakan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu langkah sekolah dalam membentuk peserta didik yang memiliki kepedulian lingkungan, keterampilan hidup, serta kecintaan terhadap budaya lokal.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang mampu membangun karakter, kreativitas, dan rasa tanggung jawab siswa dalam kehidupan sehari-hari.
(hkl)

Pemkab Luwu

DPRD Makassar

Pemkot Palopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *