Jelang HBKN 2026, Pemkot Palopo Ikuti Gerakan Pangan Murah Nosional Via Teleconfrence
Palopo,4Menit.Com – Pemerintah Kota Palopo mengikuti Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026 secara teleconference Di Tribun lapangan pancasila. Jumat (13/2/2026)
Gerakan pangan murah merupakan program Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang bertujuan menghadirkan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan menjelang HBKN namun juga rutin dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu. Gerakan pangan murah ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah seluruh Indonesia.
Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Kementrian dan Lembaga serta berbagai mitra terkait sebanyak 1.218 titik Se Indonesia menjual berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih.
Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian R.I, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., mengatakan tahun lalu kita melihat harga pangan cukup relatif stabil kalaupun terkadang ada kenailkan 1-2 pangan komoditas strategis. Akan tetapi tahun ini kami sampaikan kepada pengusaha seluruh Indonesia atas nama Pemerintah untuk tidak menaikkan harga diatas harga eceran yang telah ditentukan Pemerintah
Permintaan Pemerintah agar pengusaha tidak menaikkan harga komoditas pangan karena stok yang ada saat ini mencukupi seperti beras pada Februari 2026, stok beras yang dikuasai pemerintah berada di angka 3,4 juta ton.
Yang biasanya 1 juta ton 1,5 sekarang (stok beras) 2 kali lipat dari biasanya, jadi tidak ada alasan. Yang kedua ada SPHP kita 1,5 juta ton itu harganya maksimal Rp12.500. Ada (stok) minyak goreng yang dipegang pemerintah 700 ribu ton itu harganya maksimal Rp15.700. Itu tidak boleh diatas dengan harga yang telah ditentukan. Kemudian juga daging. Harga daging (ayam) juga HET-nya sekarang Rp40 ribu, daging sapi 140 ribu. Itu tidak boleh (dijual di atas HET)
Tidak boleh ada pelanggaran kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan. Kalau ada yang melanggar menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) akan dicari produsennya. Bila perlu beri sanksi berat, cabut izinnya.
Tahun depan tidak boleh lagi main-main. Ini menyangkut 286 juta penduduk Indonesia. Kita menghadapi Ramadhan, Idulfitri, Imlek, Nyepi, dan hari besar lainnya. Tidak boleh ada yang bermain-main dengan harga pangan
Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional menjelang (HBKN) Tahun 2026 tersebut juga diikuti Unsur Forkopimda Kota Palopo, TP PKK Kota Palopo dan Bulog Kota Palopo














