Banner

SMPN 8 Makassar Kembangkan Urban Farming, Fokus pada Tanaman Jangka Pendek

MAKASSAR — UPT SPF SMPN 8 Kota Makassar terus mendorong pemanfaatan lingkungan sekolah melalui program urban farming. Kegiatan ini diarahkan pada penanaman berbagai jenis tanaman jangka pendek yang dapat tumbuh dan dipanen dalam waktu relatif singkat.

RS Daya MKSR

Program urban farming tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengenal proses bercocok tanam.

Kepala UPT SPF SMPN 8 Kota Makassar, Herni Marlinda, S.Pd., M.Pd., mengatakan pengembangan urban farming disesuaikan dengan kondisi dan keterbatasan lahan yang dimiliki sekolah.

Menurutnya, tanaman jangka pendek menjadi pilihan karena lebih mudah dirawat dan memiliki masa panen yang relatif cepat. Dengan demikian, siswa dapat melihat secara langsung tahapan mulai dari proses penanaman, perawatan hingga hasil yang diperoleh.

“Urban farming ini kami manfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam proses menanam dan merawat tanaman,” ujar Herni, kamis (08/10/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Melalui keterlibatan langsung, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan, memanfaatkan lahan secara produktif serta mengenal konsep ketahanan pangan sejak dini.

Pengelolaan tanaman dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan jenis tanaman yang memiliki masa pertumbuhan relatif singkat. Selain menjadi bagian dari penghijauan lingkungan sekolah, hasil urban farming nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan edukasi bagi siswa.

Herni berharap program tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan warga sekolah. Menurutnya, urban farming bukan sekadar kegiatan menanam, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Yang paling penting adalah bagaimana siswa memiliki pengalaman dan kebiasaan positif dalam merawat lingkungan. Dari kegiatan sederhana seperti menanam, mereka belajar tentang proses, tanggung jawab dan menghargai hasil,” katanya.

Dengan program urban farming ini, UPT SPF SMPN 8 Kota Makassar berupaya menjadikan lingkungan sekolah tidak hanya sebagai tempat belajar di dalam kelas, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran terbuka yang produktif dan edukatif.

Bapenda

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *