Banner

SD Inpres Unggulan BTN Pemda Bangun Kolaborasi Sekolah dan Warga untuk Perkuat Kerukunan

MAKASSAR — Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan harmonis diperkuat UPTD SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kecamatan Rappocini. Sekolah menggandeng Pemerintah Kelurahan Tidung, RT/RW, komite sekolah, orang tua siswa, dewan guru, dan staf dalam pertemuan silaturahmi dan kerukunan warga, Senin (29/09/2025).

RS Daya MKSR

Pertemuan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut menjadi ruang bersama untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun kolaborasi antara pihak sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda, Hj. Andi Sukmawati, S.Ag., M.Pd.I, mengatakan pendidikan karakter tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah dan guru. Menurutnya, diperlukan ekosistem yang rukun dan saling mendukung antara sekolah, orang tua, pemerintah kelurahan, serta masyarakat.

“Kami ingin membangun jembatan hati. Kalau sekolah, orang tua siswa dan warga sekitar sekolah rukun, anak-anak akan belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Hj. Andi Sukmawati.

Ia menegaskan, sekolah ingin terus membangun suasana pendidikan yang ramah anak sekaligus ramah terhadap warga sekitar. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi dengan unsur pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif.

“Kami ingin SD Inpres Unggulan BTN Pemda menjadi sekolah yang ramah anak dan ramah warga. Pertemuan ini jangan berhenti hari ini saja, tetapi menjadi awal untuk membangun kerukunan yang aman dan nyaman,” katanya.

Menurutnya, keberadaan warga sekitar juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

“Sekolah aman karena warga menjaga, warga nyaman karena sekolah peduli,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Tidung, Akiip Ariyanto Amar, SE., MM, memberikan apresiasi atas inisiatif pihak sekolah yang membuka ruang komunikasi dengan pemerintah kelurahan, RT/RW, serta masyarakat.

Ia menilai langkah tersebut menjadi bentuk kolaborasi yang positif karena pembahasan tidak hanya menyangkut administrasi sekolah, tetapi juga menyentuh aspek kerukunan dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan.

“Ini luar biasa. Saya sebagai Lurah Tidung sangat bangga. Baru kali ini ada kepala sekolah yang mengundang kami secara lengkap untuk membahas kerukunan warga, bukan hanya soal surat-menyurat,” ungkap Akiip.

Ia menyebut sinergi antara sekolah dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pendidikan berbasis masyarakat.

Kelurahan Tidung, kata dia, siap berkolaborasi dengan SD Inpres Unggulan BTN Pemda dalam mendukung berbagai program sekolah, termasuk upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang berbudaya dan religius.

Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan ketua RT dan RW lingkup sekolah di Kelurahan Tidung, perwakilan Komite Sekolah, orang tua siswa kelas I hingga VI, serta dewan guru dan staf.

Melalui silaturahmi tersebut, pihak sekolah berharap komunikasi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dijaga, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat sekitar.

Bapenda

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *