MKSR

UPTD SPF SD Negeri Balang Baru 1 Jaring Ide Inovasi BERLIAN LITERASI, Perkuat Budaya Baca Siswa

MAKASSAR – Kepala UPTD SPF SD Negeri Balang Baru 1, Sasmita Dien Fratiwi Syamsu, S.Pd., M.Pd., terus mendorong pengembangan inovasi pembelajaran melalui program BERLIAN LITERASI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjaring ide inovasi pada 15 Juli 2026, dengan melibatkan guru dan tenaga kependidikan untuk memperkuat budaya baca sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

RS Daya MKSR

Penjaringan ide ini menjadi bagian dari upaya Sasmita dalam membangun lingkungan pendidikan yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Melalui keterlibatan seluruh warga sekolah, berbagai gagasan diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan literasi yang menarik, menyenangkan, dan berdampak nyata bagi siswa.

BERLIAN LITERASI merupakan akronim dari “BERsama LIhat, baca, dan ceritakan”. Program ini dirancang sebagai inovasi pembiasaan literasi yang dilaksanakan setiap hari Rabu sebelum pembelajaran, selama 10–15 menit.

Dalam pelaksanaannya, siswa diajak membaca buku pilihan dari Pojok Baca BERLIAN, menemukan informasi atau pengetahuan baru dari bacaan, kemudian menceritakan kembali isi buku menggunakan bahasa mereka sendiri.

Sasmita Dien Fratiwi Syamsu mengatakan, penjaringan ide inovasi menjadi langkah penting untuk menggali kreativitas guru dan tenaga kependidikan dalam menghadirkan pembelajaran literasi yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

“Melalui BERLIAN LITERASI, kami ingin menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Anak-anak tidak hanya membaca buku, tetapi juga belajar memahami isi bacaan, menemukan pengetahuan baru, dan berani menceritakan kembali apa yang telah mereka baca,” ujarnya.

Menurut Sasmita, literasi perlu dikembangkan melampaui kegiatan membaca semata. Siswa juga harus diberi kesempatan untuk memahami informasi, mengungkapkan gagasan, dan membangun rasa percaya diri melalui kegiatan bercerita.

“Harapan kami, program ini dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap buku, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta membangun rasa percaya diri dan kemampuan berpikir kritis. Literasi harus menjadi kebiasaan yang menyenangkan, bukan sekadar kegiatan rutin di sekolah,” tambahnya.

Melalui konsep BERLIAN LITERASI, sekolah mengintegrasikan kegiatan membaca, menemukan informasi, dan menceritakan kembali sebagai satu rangkaian pembelajaran. Pola ini diharapkan membantu siswa mengembangkan pemahaman bacaan sekaligus keterampilan berkomunikasi secara bertahap.

Penjaringan ide inovasi pada 15 Juli 2026 juga menjadi ruang kolaborasi bagi guru dan tenaga kependidikan untuk menyumbangkan gagasan dalam penyempurnaan program. Peran kepala sekolah dalam mendorong kreativitas dan membangun kerja sama menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan inovasi pendidikan di lingkungan sekolah.

Di bawah kepemimpinan Sasmita Dien Fratiwi Syamsu, program BERLIAN LITERASI diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan untuk membangun budaya literasi yang kuat di UPTD SPF SD Negeri Balang Baru 1, sekaligus membentuk generasi yang gemar membaca, kreatif, percaya diri, dan mampu berpikir kritis.

Bapenda

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *