Banner Promo
RS Daya MKSR

TPA Antang Berbenah, DLH Makassar Percepat Transformasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Makassar — 10 Juni 2026 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus melakukan pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang sebagai bagian dari upaya transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, tertata, dan ramah lingkungan.

Pembenahan tersebut dilakukan secara bertahap dengan target perubahan sistem pengelolaan dari pola open dumping menuju sanitary landfill guna meningkatkan kualitas pengelolaan sampah serta mengurangi dampak lingkungan di kawasan TPA Antang.

Dispora MKSR

Saat ini progres pembenahan TPA Antang telah mencapai sekitar 40 persen. Sejumlah langkah penanganan terus dilakukan, di antaranya penimbunan harian sampah serta penerapan cover soil atau penutupan area sampah menggunakan tanah secara bertahap untuk meminimalisir bau, mengurangi pencemaran, serta meningkatkan pengelolaan area landfill agar lebih tertata.

Program pembenahan TPA Antang ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dalam mendorong reformasi sistem pengelolaan persampahan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat berbagai langkah strategis guna menghadirkan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, menegaskan bahwa transformasi pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan hanya di tingkat TPA, tetapi harus dimulai dari perubahan pola pengelolaan sampah di masyarakat.

“Pembenahan TPA Antang menjadi bagian penting dalam transformasi sistem persampahan Kota Makassar. Kami terus mempercepat peralihan menuju sanitary landfill dengan penanganan bertahap, termasuk penimbunan harian dan penerapan cover soil untuk mengurangi dampak lingkungan. Namun di sisi lain, pengelolaan sampah dari sumbernya juga harus diperkuat melalui pemilahan sampah rumah tangga, pengoptimalan TPS 3R, dan kolaborasi bersama pemerintah kecamatan serta kelurahan,” ujar Helmy Budiman. ([Makassar][1])

DLH Kota Makassar juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA melalui budaya memilah sampah, pengurangan sampah plastik, dan penguatan pengelolaan berbasis komunitas.

Melalui langkah pembenahan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

 

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *