Tingkatkan Kualitas Pendidikan, 300 Kepala Sekolah di Makassar Ikuti Bimtek Pengembangan Kompetensi
MAKASSAR,4Menit.Com — Pemerintah Kota Makassar melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah lingkup Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Karebosi Premier dan diikuti sebanyak 300 peserta.
Peserta pelatihan terdiri dari kepala Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta, Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta, serta calon kepala sekolah yang telah lulus seleksi Kementerian Pendidikan (BCKS). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Makassar.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk memperkuat kemampuan manajerial dan kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Para peserta dibekali materi dari sejumlah pemateri unggulan yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari manajemen pendidikan, kepemimpinan transformasional, hingga inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhammad Yunus Sunusi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
“Pelatihan ini menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah, sehingga proses belajar mengajar di Kota Makassar dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti pelatihan kali ini sebanyak 300 orang. Namun demikian, masih terdapat sekitar 200 kepala sekolah yang belum terakomodir.
“Insya Allah kedepan kami akan kembali menggelar pelatihan serupa bagi kepala sekolah yang belum sempat mengikuti kegiatan ini,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para kepala sekolah mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan sekolah masing-masing, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing di Kota Makassar.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antar kepala sekolah dalam berbagi pengalaman dan praktik baik (best practice) demi peningkatan kualitas pendidikan secara merata di seluruh wilayah kota.















