SAPU CERIA dan RABUKU, Inovasi SD Inpres Banta-Bantaeng I Bangun Budaya Sekolah yang Ramah dan Sehat
MAKASSAR — UPTD SPF SD Inpres Banta-Bantaeng I terus mengembangkan berbagai pembiasaan positif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, sehat, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Salah satu inovasi yang rutin dilaksanakan adalah SAPU CERIA, akronim dari Senyum Aktif Penjemputan Untuk Ceria, Enerjik, Ramah, Indah, dan Aman. Program ini diwujudkan melalui kegiatan penjemputan murid di lingkungan sekolah yang dilakukan secara bergiliran oleh guru dan tenaga kependidikan.
Setiap pagi, guru dan tenaga kependidikan mengambil peran untuk menyambut kedatangan peserta didik. Mereka tidak hanya memastikan murid memasuki lingkungan sekolah dengan aman, tetapi juga memberikan senyum, sapaan, dan perhatian sehingga anak-anak merasa lebih nyaman dan dihargai sejak awal memasuki sekolah.
Kepala UPTD SPF SD Inpres Banta-Bantaeng I, Marhabang, S.Pd., mengatakan SAPU CERIA merupakan bagian dari upaya sekolah membangun budaya positif melalui interaksi sederhana namun memiliki dampak besar terhadap suasana belajar peserta didik.
“Melalui SAPU CERIA, kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan perasaan senang, merasa aman, dan mendapatkan sambutan yang ramah dari guru maupun tenaga kependidikan. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kenyamanan dan kesiapan anak sebelum mengikuti pembelajaran,” ujarnya, (Rabu 2/9/2026)
Selain SAPU CERIA, sekolah juga memiliki pembiasaan khusus setiap hari Rabu yang diberi nama RABUKU, singkatan dari Rajin dan Aktif Berolahraga Untuk Kesehatan Tubuhku.
RABUKU dilaksanakan melalui kegiatan olahraga bersama berupa Senam Anak Indonesia Hebat. Kegiatan ini menjadi rutinitas mingguan yang melibatkan warga sekolah dalam suasana yang aktif dan menyenangkan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan semangat, kebugaran, kedisiplinan, dan kebersamaan. Senam bersama juga menjadi momentum untuk menciptakan suasana sekolah yang lebih ceria sebelum peserta didik memulai aktivitas pembelajaran.
Marhabang menambahkan, SAPU CERIA dan RABUKU merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter dan kebiasaan positif peserta didik.
“Sekolah bukan hanya tempat anak belajar membaca, menulis dan berhitung. Kami juga ingin membangun karakter, kedisiplinan, kepedulian, kesehatan dan rasa percaya diri anak. Karena itu, pembiasaan positif seperti SAPU CERIA dan RABUKU kami lakukan secara konsisten,” jelasnya.
Ia berharap seluruh warga sekolah dapat terus menjaga konsistensi program tersebut sehingga menjadi budaya yang melekat dalam keseharian peserta didik.
Dengan SAPU CERIA yang mengedepankan keramahan dan keamanan saat menyambut murid, serta RABUKU yang mendorong kebiasaan hidup aktif dan sehat, UPTD SPF SD Inpres Banta-Bantaeng I berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang semakin positif, humanis, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.















