Banner Promo
Bapenda

Air PDAM Kembali Mengalir, Warga Utara Makassar: “Nda Susah Maki Dapat Air Bersih”

MAKASSAR — Salah satu pencapaian penting Perumda Air Minum Kota Makassar pada 2026 terlihat dari semakin membaiknya pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah utara Kota Makassar. Di tengah kondisi kemarau panjang yang turut memengaruhi pasokan air baku ke sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), distribusi air ke kawasan utara kota masih terus berjalan, meski intensitasnya mengalami sedikit penurunan.

RS Daya MKSR

Perubahan tersebut juga terlihat dari fenomena gerobak pengangkut jeriken yang sebelumnya menjadi pemandangan umum di sejumlah kawasan utara Makassar. Warga yang selama bertahun-tahun mengandalkan pedagang air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kini perlahan mulai menikmati layanan air perpipaan.

Sebelumnya, masyarakat harus membeli air bersih dari pedagang gerobak dengan harga yang bervariasi, bergantung pada ukuran dan jumlah jeriken. Kondisi tersebut bahkan telah menjadi bagian dari keseharian warga untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Namun, situasi itu kini mulai berubah. Sejumlah warga yang sebelumnya bergantung pada pedagang air mengaku sudah dapat memperoleh air dengan membuka keran di rumah masing-masing.

Dari pantauan media ini di sejumlah wilayah Kecamatan Tallo pada ahad, (22/08/2026) malam hari, menunjukkan distribusi air Perumda Air Minum Kota Makassar masih mengalir ke permukiman warga. Beberapa rumah yang didatangi langsung terlihat telah mendapatkan aliran air dari keran.

Salah seorang warga di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, mengaku bersyukur dengan kondisi tersebut. Menurutnya, ketersediaan air melalui jaringan perpipaan sangat membantu karena warga tidak lagi harus bersusah payah mencari atau membeli air dari pedagang.

“Alhamdulillah Pak, mengalirmi airka kodong. Nda susah maki dapat air bersih,” ujar warga tersebut dengan dialek Makassar.

Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir aliran air ledeng di rumahnya sudah kembali tersedia dengan tekanan yang cukup baik.

“Sudah berapa hari ini air ledeng sudah mengalir. Baru kencangji Pak. Syukurmi Pak,” tambahnya.

Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa upaya peningkatan pelayanan air bersih di wilayah utara Kota Makassar mulai memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Meskipun tantangan ketersediaan air baku masih dihadapi akibat kemarau panjang, keberlanjutan distribusi air menjadi hal penting bagi warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses air perpipaan.

Fenomena berkurangnya gerobak jeriken di kawasan utara Makassar pun menjadi salah satu indikator perubahan dalam pemenuhan kebutuhan air masyarakat. Dari yang sebelumnya harus membeli air secara eceran, kini sebagian warga mulai dapat mengandalkan air perpipaan yang mengalir langsung ke rumah.

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *