Olahraga Tradisional Menggeliat Di Makassar, KORMI Gelar Forkot Perdana Libatkan 5.000 Peserta
MAKASSAR – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar menggelar Festival Olahraga Kota (Forkot) untuk pertama kalinya. Kegiatan ini dipusatkan di Anjungan Pantai Losari dengan target melibatkan 5.000 partisipan dari 15 kecamatan di Kota Makassar.

Festival ini menjadi langkah positif KORMI Makassar dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi sekaligus mendorong pola hidup sehat, mempererat kebersamaan, dan memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat.
Ketua Umum KORMI Kota Makassar, Andi Ryan Adrianto, mengatakan Forkot perdana ini dirancang sebagai ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan yang sehat, produktif, serta bermanfaat.
Menurutnya, olahraga rekreasi memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan menciptakan aktivitas positif bagi anak muda, terutama di tengah maraknya aksi perang kelompok yang kerap terjadi di Makassar.
Melalui Forkot, KORMI Makassar ingin menghadirkan alternatif kegiatan yang mampu menyatukan generasi muda dalam semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan. Dengan demikian, energi anak muda dapat diarahkan pada aktivitas yang membangun, bukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Forkot perdana ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat budaya olahraga di Kota Makassar, bahwa olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang kesehatan, persatuan, dan upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif.
KORMI Makassar berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak lapisan masyarakat dan mendorong generasi muda menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.















