Keluhan di Area Genital Jangan Diabaikan, RSUD Daya Imbau Waspadai Gejala PMS
MAKASSAR , 16 September 2026 -Keluhan pada area genital atau organ intim tidak sebaiknya dianggap sepele. Sejumlah gejala seperti keputihan yang tidak normal, rasa terbakar saat buang air kecil, luka, benjolan, hingga nyeri pada area genital dapat menjadi tanda adanya infeksi menular seksual (IMS).

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (DVE) RSUD Daya Kota Makassar, dr. Falencia Dwita Lestari, MARS, Sp. DVE, mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada infeksi menular seksual.
IMS dapat ditularkan melalui aktivitas seksual, baik melalui hubungan vaginal, anal maupun oral. Beberapa jenis IMS yang umum ditemukan antara lain gonore, sifilis, kutil kelamin, trikomoniasis, klamidia, hingga HIV.
Menurutnya, IMS tidak selalu menimbulkan gejala. Kondisi tersebut membuat seseorang dapat mengalami infeksi tanpa menyadarinya dan tetap berpotensi menularkan kepada pasangan.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak memberikan stigma kepada orang yang mengalami IMS. Infeksi menular seksual dapat terjadi pada siapa saja yang aktif secara seksual, sehingga edukasi, pencegahan, pemeriksaan, dan penanganan sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku seksual yang aman, termasuk menggunakan kondom, mengurangi risiko dengan membatasi jumlah pasangan seksual, serta melakukan vaksinasi HPV sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
Selain itu, pemeriksaan atau screening secara berkala juga penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau mengalami gejala yang mencurigakan.
Masyarakat yang memiliki keluhan pada kulit maupun area genital dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
RSUD Daya Kota Makassar menyediakan layanan Poliklinik Kulit dan Kelamin yang dapat menjadi tempat konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan terkait keluhan kulit, kelamin, maupun infeksi menular seksual.
Jangan menunda pemeriksaan karena malu atau takut. Mengenali gejala dan mendapatkan penanganan sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan diri sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.















