Hari Santri 2026, Kadispora Makassar Dorong Penguatan Karakter Pemuda
MAKASSAR — Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi generasi muda Kota Makassar untuk memperkuat karakter, menumbuhkan semangat pengabdian, serta meningkatkan kecintaan terhadap tanah air.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengapresiasi kehadiran jajaran Pemerintah Kota Makassar, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional, Jumat (23/10/2026).
Kehadiran jajaran pemerintah tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi santri dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Anggota DPRD Makassar menilai, Hari Santri tidak semestinya hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum ini perlu dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, terutama dalam hal kedisiplinan, ketekunan menuntut ilmu, keikhlasan mengabdi, serta semangat nasionalisme.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
DPRD Makassar juga mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga agar menjadikan semangat Hari Santri sebagai inspirasi dalam menyusun program pembinaan kepemudaan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan sikap toleransi, dan mendorong lahirnya pemuda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, dan berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, DPRD Makassar mengajak seluruh generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan santri serta terus menjaga persatuan dan kerukunan.
Semangat tersebut diharapkan menjadi modal dalam membangun Kota Makassar yang inklusif, harmonis, dan berorientasi pada kemajuan bersama.















