DLH Makassar Raih Penghargaan atas Kolaborasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular
MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menerima penghargaan dari Rappo Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular menuju target Makassar Bebas Sampah 2029.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar melalui DLH dalam mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan, inovatif, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta serta masyarakat.

Melalui kolaborasi yang telah berjalan, tercatat sebanyak 1 ton sampah plastik berhasil didaur ulang. Upaya tersebut turut memberikan dampak positif terhadap lingkungan dengan pengurangan emisi karbon mencapai 1.854,70 kg CO₂e.
Tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, kerja sama ini juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui berbagai program edukasi, pelatihan, serta pengembangan produk hasil daur ulang yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi langkah penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Makassar terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mendukung gerakan pengurangan dan pengelolaan sampah demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, asri, dan berkelanjutan menuju Makassar Bebas Sampah 2029.















