Bupati Luwu Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Keluarga dan UMKM
LUWU — Peningkatan literasi keuangan masyarakat terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu sebagai upaya memperkuat kesejahteraan keluarga dan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu, Patahudding, saat menghadiri Sosialisasi Produk Perbankan di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Kepala Bank Sulselbar Cabang Belopa, Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, serta para kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan literasi keuangan menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi perempuan dan pelaku UMKM.
Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang ragu memanfaatkan layanan perbankan karena khawatir terhadap bunga pinjaman. Kondisi tersebut terkadang membuat sebagian masyarakat memilih pinjaman ilegal saat membutuhkan modal usaha secara cepat.
“Ketika perempuan memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, dampaknya sangat besar bagi keluarga maupun daerah. Keluarga menjadi lebih sejahtera, usaha dapat berkembang, dan anak-anak memperoleh pendidikan yang lebih baik,” kata Patahudding.
Pada kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai layanan perbankan yang aman dan mudah diakses masyarakat.
Produk yang diperkenalkan di antaranya tabungan khusus perempuan dan pelajar dengan biaya administrasi ringan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro tanpa agunan hingga Rp100 juta bagi pelaku UMKM, layanan digital QRIS dan mobile banking, serta program arisan produktif yang terdaftar resmi.
Lebih lanjut Patahudding mengatakan Pemerintah Kabupaten Luwu akan terus memperkuat sinergi bersama Tim Penggerak PKK, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Kemandirian ekonomi perempuan merupakan salah satu kunci penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu berharap peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan dapat mendorong akses pembiayaan yang aman, memperkuat usaha masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.















