Antrean Panjang di SPBU, Pj Sekda Palopo Pimpin Pemantauan dan Tegaskan BBM Tidak Langka
PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo bergerak cepat merespons antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pj Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli memimpin langsung peninjauan dan pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), Senin (2/2/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai langkah pengendalian dan pengawasan distribusi BBM sekaligus memastikan ketersediaan stok tetap aman di wilayah Kota Palopo.
Tim menyasar sejumlah SPBU untuk menyikapi antrean kendaraan yang sempat mengular.
Di sela-sela kunjungan, Zulkifli mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu maupun rumor yang beredar di media sosial terkait kelangkaan BBM maupun kenaikan harga yang dapat memicu kepanikan.
“Kami imbau masyarakat agar tetap tenang, jangan panik, dan jangan percaya dengan berita hoaks. Isu penutupan akses wilayah secara total maupun pembatasan mobilitas masyarakat itu tidak benar,” tegasnya.
Ia menegaskan, Pemkot Palopo terus melakukan pemantauan terkait stok pasokan BBM, mekanisme rekomendasi, pelayanan di SPBU, serta kelayakan kendaraan yang melakukan pengisian, agar distribusi BBM berjalan normal, tertib, dan berkelanjutan.
Zulkifli juga berharap pengawasan ini dilakukan secara kontinu demi menjaga stabilitas ekonomi dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Hal senada disampaikan Kabag Ops Polres Palopo, Jon P, yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan inspeksi mendadak ke SPBU dilakukan untuk memastikan penyebab antrean panjang yang terjadi di lapangan.
“Dari hasil pengecekan tim, tidak ada pengurangan kuota BBM dari Depot Pertamina. Antrean ini terjadi karena kepanikan masyarakat atau panic buying, yang dipicu isu di media sosial tentang lockdown dan kelangkaan BBM,” jelas Jon P.
Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Semua itu tidak benar. Pemerintah tetap mengawasi distribusi BBM dan memastikan perekonomian tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah memastikan pasokan BBM ke Kota Palopo tetap terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami imbau masyarakat agar tidak panik dan tidak percaya berita hoaks soal kelangkaan BBM. Pemerintah akan tetap mensuplai BBM sesuai kebutuhan, dan pengawasan akan terus kami lakukan,” pungkasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah memastikan pasokan BBM ke Kota Palopo tetap terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami imbau masyarakat agar tidak panik dan tidak percaya berita hoaks soal kelangkaan BBM. Pemerintah akan tetap mensuplai BBM sesuai kebutuhan, dan pengawasan akan terus kami lakukan,” pungkasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah memastikan pasokan BBM ke Kota Palopo tetap terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.
<span;>“Kami imbau masyarakat agar tidak panik dan tidak percaya berita hoaks soal kelangkaan BBM. Pemerintah akan tetap mensuplai BBM sesuai kebutuhan, dan pengawasan akan terus kami lakukan,” pungkasnya.














