Wali Kota Palopo Salurkan CPPD 74.850 Kg Beras di Kecamatan Bara, Ketepatan Sasaran Bansos Jadi Perhatian
PALOPO — Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk periode Juli–September 2026 kepada masyarakat di lima kelurahan di Kecamatan Bara, Selasa (1/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota di masing-masing kantor kelurahan yang menjadi lokasi penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat.
Lima kelurahan tersebut meliputi Kelurahan Buntu Datu, To’ Bulung, Rampoang, Temmalebba, dan Balandai, dengan total sebanyak 2.495 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dengan demikian kuantum penyaluran beras bantuan pangan kepada 2.495 KPM dikali 3 (tiga) bulan dikali 10 Kg per KPM totalnya adalah 74.850 Kg beras untuk periode Juli-September 2026.
Adapun rinciannya, Kelurahan Buntu Datu sebanyak 486 KPM, To’ Bulung 550 KPM, Rampoang 432 KPM, Temmalebba 712 KPM, dan Balandai sebanyak 315 KPM.
Wali Kota Palopo mengatakan, penyaluran CPPD merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap bantuan tersebut dapat disalurkan secara tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan.
Selain itu, Wali Kota Palopo juga menekankan kepada seluruh masyarakat Kota Palopo agar berhati-hati dalam menggunakan identitas kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK). Apalagi memberikan kepada keluarga, teman atau bahkan tetangga agar tidak disalahgunakan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, Asmiati, turut menjelaskan mengenai pemutakhiran data penerima bantuan sosial yang mengacu pada pembaruan data desil Triwulan III dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial RI.
Menurutnya, sistem bantuan sosial melakukan pemutakhiran dan pemadanan data secara otomatis. Penerima yang NIK-nya terdeteksi memiliki keterkaitan dengan aktivitas perjudian online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) dapat mengalami penghentian penyaluran bantuan sesuai ketentuan dan hasil pemutakhiran data.
“Desilnya tetap, tetapi ketika NIK penerima terdeteksi memiliki aktivitas yang menjadi indikator dalam pemutakhiran data, maka bantuan sosialnya dapat dihentikan,” jelas Asmiati.
Pemutakhiran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.
Tinjau Kampung Sejahtera
Di sela kunjungan penyaluran CPPD, Wali Kota Palopo juga menyempatkan diri meninjau kegiatan Pelatihan Kesejahteraan Sosial “Kampung Sejahtera” BBPPKS Makassar di Kelurahan Temmalebba.
Kampung Sejahtera tersebut dibina oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Temmalebba dan mengembangkan Kader Bank Sampah Mandiri Berkah.
Wali Kota mengapresiasi keberadaan Kampung Sejahtera yang dinilai mampu memberikan edukasi, pelatihan keterampilan, sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi sumber daya kesejahteraan sosial yang ada di lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat, Wali Kota bahkan memesan produk sabun cuci piring yang dihasilkan oleh kelompok Kampung Sejahtera.
“Saya pesan sebanyak 50 botol. Ini kan baru permulaan produksi, jadi saya pesan dulu 50 botol. Semoga ke depannya produksinya bisa lebih meningkat dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan anggota Kampung Sejahtera ini,” ungkapnya.
Pendamping PKH Kelurahan Temmalebba, Musafir Lukman, mengatakan Kampung Sejahtera hadir dengan memanfaatkan keberadaan bank sampah sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, warga, khususnya ibu-ibu di sekitar Kampung Sejahtera, diberikan edukasi dan pelatihan untuk mengolah sampah menjadi bahan daur ulang yang memiliki nilai ekonomis. Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan memproduksi sabun cuci piring.
“Untuk saat ini kami fokus pada produk sabun cuci piring. Kami berharap ke depannya bisa menghasilkan produk-produk lain sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Palopo didampingi perwakilan Perum Bulog Kota Palopo, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Camat Bara, serta para lurah di wilayah yang dikunjungi. Hadir pula masyarakat penerima manfaat.















