MDA Berangkatkan Tim ERT Bergabung dalam Misi ESDM Siaga Bencana di NTT
LUWU — PT Masmindo Dwi Area (MDA) memberangkatkan tiga personel Emergency Response Team (ERT) untuk bergabung dalam misi kemanusiaan ESDM Siaga Bencana dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim ERT MDA dilepas langsung oleh Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Trisakti Simorangkir, pada Selasa (18/8). Ketiga personel tersebut selanjutnya akan bergabung bersama tim ESDM Siaga Bencana dan unsur terkait lainnya dalam penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
Dalam arahannya sebelum keberangkatan, Trisakti menyampaikan bahwa keterlibatan Tim ERT MDA merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Keberangkatan rekan-rekan membawa misi kemanusiaan dan tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit. Jaga keselamatan, jaga kekompakan, ikuti koordinasi tim ESDM Siaga Bencana, dan berikan kemampuan terbaik yang kita miliki untuk membantu di lapangan,” ujar Trisakti.
Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas, menjaga koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat, serta melaksanakan setiap penugasan dengan penuh tanggung jawab sesuai kebutuhan di lapangan.
Sebelum diberangkatkan, Tim ERT MDA telah melakukan persiapan personel serta melengkapi berbagai peralatan pendukung yang dibutuhkan selama menjalankan misi. Dengan kompetensi dan pengalaman dalam penanganan kondisi darurat, tim diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai arahan dan kebutuhan yang ditetapkan melalui koordinasi ESDM Siaga Bencana.
Penugasan ini merupakan bagian dari komitmen MDA untuk turut hadir dalam upaya kemanusiaan serta memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada situasi bencana.
Keterlibatan Tim ERT MDA dalam misi kemanusiaan tersebut juga melanjutkan pengalaman tim dalam berbagai kegiatan respons kebencanaan di sejumlah wilayah Indonesia. Sebelumnya, Tim ERT MDA telah terlibat dalam penanganan longsor di Bonglo, Palopo, pada 2024; banjir bandang di Kabupaten Luwu pada Mei 2024; longsor di Dusun Padang pada 2025; serta penanganan banjir di Kabupaten Barru dan Soppeng, Sulawesi Selatan, pada 2025.
Melalui keberangkatan ini, MDA berharap seluruh rangkaian misi kemanusiaan dapat berjalan dengan aman dan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Kehadiran Tim ERT MDA diharapkan menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam mempercepat penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.















