Banner Promo
Bapenda

SMPN 23 Makassar Raih Juara 3 Tari Kreasi di Festival Sao Raja Tanah Daeng, Bawa Kebanggaan untuk Sekolah dan Kota

Makassar — 20 Juli 2026 -Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti keluarga besar SMPN 23 Makassar setelah tim tari kreasi sekolah tersebut berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Festival Sao Raja Tanah Daeng. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat para siswa mampu mengantarkan mereka bersaing di tingkat yang lebih luas.

RS Daya MKSR

Festival Sao Raja Tanah Daeng sendiri dikenal sebagai salah satu ajang seni dan budaya yang cukup bergengsi di Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas, khususnya dalam bidang seni tari yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal Sulawesi Selatan. Tahun ini, persaingan berlangsung ketat dengan partisipasi berbagai sekolah dari berbagai wilayah.

Tim tari kreasi SMPN 23 Makassar tampil memukau dengan koreografi yang memadukan unsur tradisional dan sentuhan modern. Gerakan yang dinamis, kostum yang penuh warna, serta penghayatan para penari berhasil menarik perhatian dewan juri maupun penonton yang hadir. Meski harus bersaing dengan peserta lain yang tidak kalah hebat, penampilan mereka tetap meninggalkan kesan mendalam.

Salah satu guru pembina mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut bahwa proses latihan yang dijalani para siswa tidaklah mudah. Mereka harus meluangkan waktu di luar jam pelajaran, berlatih dengan disiplin, serta terus memperbaiki setiap detail gerakan agar dapat tampil maksimal di panggung festival.

“Anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka tidak hanya belajar menari, tetapi juga belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan percaya diri. Hasil ini adalah buah dari proses panjang yang mereka jalani bersama,” ujarnya dengan penuh haru.

Para siswa yang tergabung dalam tim tari juga mengaku sangat bahagia atas pencapaian ini. Bagi mereka, meraih juara bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi pengalaman tampil di panggung besar dan membawa nama sekolah sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Salah satu anggota tim mengatakan bahwa momen tampil di festival adalah pengalaman yang tidak akan mereka lupakan.

“Kami sempat gugup, tapi begitu musik dimulai, kami berusaha fokus dan menikmati setiap gerakan. Kami senang bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah,” ungkapnya.

Kepala SMPN 23 Makassar turut memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat, termasuk guru pembina dan para siswa. Ia menegaskan bahwa sekolah akan terus mendukung pengembangan bakat dan minat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, termasuk seni dan budaya.

Menurutnya, prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berani mencoba dan mengembangkan potensi diri. Sekolah juga berkomitmen untuk terus menyediakan ruang bagi kreativitas siswa agar dapat tumbuh secara seimbang.

Keberhasilan meraih Juara 3 di Festival Sao Raja Tanah Daeng ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMPN 23 Makassar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Makassar. Di tengah perkembangan zaman, pelestarian budaya melalui seni tari menjadi salah satu cara penting untuk menjaga identitas daerah tetap hidup di kalangan generasi muda.

Dengan pencapaian ini, SMPN 23 Makassar berharap dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan kreativitas, berkarakter, dan mencintai budaya daerahnya sendiri.

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *