Pemkot Makassar Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Sentra Tukar Sampah di Kecamatan Tallo
Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui peluncuran Sentra Tukar Sampah di Kecamatan Tallo. Program ini terintegrasi dengan 50 titik urban farming yang tersebar di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekonomi sirkular dan ketahanan pangan berbasis lingkungan.

Kehadiran Sentra Tukar Sampah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyalurkan sampah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendorong pengelolaan sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian perkotaan.
Program ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah, serta memperkuat pemanfaatan kembali sumber daya yang masih bernilai guna.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar mengatakan bahwa Sentra Tukar Sampah merupakan salah satu inovasi yang menghubungkan pengelolaan sampah dengan pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan di tingkat lingkungan.
“Melalui Sentra Tukar Sampah, kami ingin membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang memiliki nilai ekonomi dapat ditukarkan, sementara sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung urban farming. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya berperan dalam mengurangi sampah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dan lingkungan secara langsung,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar.
Kecamatan Tallo dipilih sebagai wilayah percontohan dalam pengembangan Sentra Tukar Sampah yang akan direplikasi secara bertahap di seluruh kecamatan di Kota Makassar. Model ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan sampah terpadu yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama perubahan.
“Ke depan, program ini akan terus diperluas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga. Kami optimistis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi Kota Makassar,” tambahnya.
Melalui pengembangan Sentra Tukar Sampah dan urban farming, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung terciptanya kota yang tangguh, produktif, dan ramah lingkungan.















