Banner Promo

Wali Kota Makassar Siapkan Gerakan Donor Darah Mingguan untuk Perkuat Stok PMI

MAKASSAR,- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons tantangan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar terkait meningkatnya kebutuhan darah di Kota Makassar.

RS Daya MKSR

Munafri menggagas gerakan donor darah rutin setiap pekan yang melibatkan seluruh kecamatan hingga tingkat RT dan RW. Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 PMI Kota Makassar di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar, (20/06/2026).

Dalam kesempatan itu, Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal, memaparkan bahwa kebutuhan darah di Makassar terus meningkat seiring bertambahnya rujukan pasien dari berbagai daerah di Indonesia Timur yang dipusatkan di Makassar.

PMI juga mencatat hingga pertengahan tahun ini telah mengumpulkan 16.568 kantong darah, dengan sekitar 85 persen berasal dari donor sukarela. Meski demikian, masih terdapat lebih dari seribu kantong darah yang diperoleh melalui donor keluarga karena keterbatasan stok.

“Jadi ini tamparan bagi kami, sehingga kami berharap dengan laporan kami kebutuhan darah kedepannya itu bisa relatif terpenuhi dari pendonor sukarela,” jelasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Munafri menilai Kota Makassar memiliki potensi besar untuk membangun gerakan donor darah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Menurutnya, dengan sekitar 6.000 RT dan 900 RW yang tersebar di seluruh wilayah kota, kebutuhan darah dapat dipenuhi melalui pengaturan jadwal donor secara bergilir setiap minggu.

“Pemerintah kota siap mengambil peran. Ini persoalan kemanusiaan yang harus kita kerjakan bersama,” katanya.

Ia menegaskan donor darah adalah wujud aksi kemanusiaan yang tidak hanya akan membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Tetapi juga menjadi bentuk keikhlasan tertinggi sebagai pendonor.

“Orang yang mendonor adalah orang yang paling ikhlas. Dia tidak tahu siapa yang akan menerima darahnya, dari mana asalnya, apa agamanya, tetapi tetap memberikan demi menyelamatkan kehidupan orang lain,” tuturnya.

Munafri melanjutkan, sebagai tindak lanjut Pemerintah Kota Makassar bersama PMI Kota Makassar akan menyusun skema pelaksanaan donor darah rutin setiap pekan di seluruh kecamatan.

Gerakan tersebut akan melibatkan camat, lurah, hingga RT dan RW sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat, sehingga stok darah di Kota Makassar dapat terus terjaga sepanjang tahun.

Munafri mengatakan program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal Juli 2026 dengan sistem rotasi antar kecamatan setiap minggu.

“Kita berharap gerakan masif ini dapat memperkuat stok darah di Kota Makassar,” harapnya.(*)

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *