Genjot Program Adiwiyata, SMPN 21 Makassar Rutin Gelar Jumat Bersih dan Peduli Lingkungan
MAKASSAR, SMP Negeri 21 Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui berbagai program pembinaan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Kepala SMPN 21 Makassar, H. Marwis Bire, S.Pd., M.Si., sekolah kini fokus mempersiapkan diri menuju Program Adiwiyata tingkat kementerian. Berbagai langkah pembenahan lingkungan sekolah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Program Adiwiyata sendiri merupakan upaya untuk menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Karena itu, seluruh warga sekolah didorong untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Salah satu kegiatan rutin yang terus dijalankan yakni program “Jumat Bersih”. Kegiatan ini dilaksanakan setiap pekan dengan melibatkan siswa, guru, staf tata usaha, hingga petugas kebersihan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibagi ke sejumlah titik area kebersihan. Mereka bersama guru melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah secara menyeluruh.
Area yang dibersihkan meliputi halaman kelas, taman sekolah, saluran got, kusen pintu, jendela kelas, hingga toilet guru dan siswa. Seluruh kegiatan dilakukan secara gotong royong dan penuh semangat kebersamaan.
Pihak sekolah menilai kegiatan Jumat Bersih bukan hanya sekadar rutinitas menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Siswa diajarkan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu, lingkungan sekolah yang bersih dan asri diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Dengan kondisi sekolah yang tertata baik, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih optimal.
H. Marwis Bire, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa budaya menjaga kebersihan harus ditanamkan sejak dini kepada para siswa. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan.
Ia juga berharap program lingkungan yang dijalankan SMPN 21 Makassar dapat menjadi contoh positif bagi sekolah lain dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan.
Semangat gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan Jumat Bersih turut mempererat hubungan antarsiswa maupun antara guru dan peserta didik. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam membangun lingkungan sekolah yang harmonis.
Dengan berbagai program peduli lingkungan yang terus digalakkan, SMPN 21 Makassar optimistis dapat mewujudkan sekolah yang bersih, hijau, sehat, dan layak meraih predikat Adiwiyata tingkat kementerian.
(hkl)















