Banner

FTBI Makassar 2026, SD Inpres Mannuruki I Raih Dua Gelar Juara

MAKASSAR – UPTD SPF SD Inpres Mannuruki I Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kota Makassar 2026. Dua peserta didiknya berhasil meraih juara pada cabang lomba menulis cerita pendek (cerpen).

RS Daya MKSR

Kedua siswa tersebut adalah Muh. Fauzan, siswa kelas IV B, yang berhasil meraih juara I, serta St. Aisyiah Turfah, siswi kelas IV B, yang memperoleh juara II pada kategori lomba cerpen.

Kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Makassar tersebut berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di SD Inpres Percontohan PAM Makassar. Kegiatan ini diikuti perwakilan sekolah dasar se-Kota Makassar sebagai bagian dari upaya mendorong pelestarian bahasa daerah di kalangan generasi muda.

Prestasi yang diraih kedua siswa tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UPTD SPF SD Inpres Mannuruki I Makassar. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas dan kemampuan peserta didik dapat berkembang melalui kegiatan yang memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan gagasan menggunakan bahasa daerah.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Mannuruki I Makassar, Sitti Hajar Laode Reba, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan anak didiknya. Ia menilai prestasi tersebut merupakan buah dari kemauan, keberanian, dan kerja sama yang ditunjukkan para peserta.

Ia juga mengingatkan agar penghargaan yang diraih tidak membuat siswa cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

Menurutnya, keberhasilan dalam FTBI bukan semata-mata tentang meraih gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan diri siswa sekaligus menanamkan kecintaan terhadap bahasa ibu.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa semakin bangga menggunakan bahasa daerah sebagai identitas budaya. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan bahasa dan tradisi lokal di tengah perkembangan zaman.

Prestasi Muh. Fauzan dan St. Aisyiah Turfah diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, serta berani mengikuti berbagai kompetisi di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Festival Tunas Bahasa Ibu sendiri menjadi salah satu wadah untuk mendukung revitalisasi bahasa daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan kompetitif.

Bapenda

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *