Banner Promo

Tiga Pilar Jadi Fondasi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kepsek SD BTN Pemda: Pengetahuan Harus Diikuti Keterampilan dan Perilaku

MAKASSAR – Kepemimpinan kepala sekolah tidak cukup hanya dibangun dari kemampuan akademik dan pengetahuan manajerial. Seorang pemimpin satuan pendidikan juga dituntut memiliki keterampilan dalam mengelola sekolah serta perilaku yang mampu menjadi teladan bagi guru dan peserta didik.

RS Daya MKSR

Pandangan tersebut disampaikan Kepala UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda, Hj. Andi Sukmawati, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah Kota Makassar.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Sukmawati menekankan tiga unsur penting yang harus dimiliki seorang kepala sekolah, yakni pengetahuan, keterampilan, dan perilaku.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut saling melengkapi dalam membentuk kepemimpinan yang efektif. Pengetahuan memberikan dasar bagi kepala sekolah dalam menentukan arah dan mengambil keputusan, sementara keterampilan dibutuhkan agar berbagai kebijakan dapat diterapkan secara tepat.

Di sisi lain, perilaku menjadi bagian penting karena kepala sekolah merupakan figur yang menjadi panutan di lingkungan satuan pendidikan.

“Pengetahuan memberi arah, keterampilan menjadi bekal untuk bertindak efektif, sementara perilaku adalah cerminan integritas dan teladan yang akan ditiru oleh guru maupun siswa,” ungkap Andi Sukmawati dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai, kepala sekolah tidak semestinya hanya berperan sebagai pengelola administrasi. Lebih dari itu, kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak yang dapat menciptakan budaya sekolah yang positif.

Karena itu, penguatan kompetensi kepala sekolah dinilai penting untuk menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Perubahan teknologi, kebutuhan penguatan karakter peserta didik, serta tuntutan terhadap tata kelola sekolah yang semakin efektif membutuhkan kepemimpinan yang adaptif.

Kegiatan Bimtek Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah Kota Makassar sendiri menjadi ruang bagi para kepala sekolah untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kemampuan praktis. Materi yang diberikan mencakup digitalisasi pembelajaran, penguatan karakter siswa, manajemen sekolah, serta strategi kepemimpinan adaptif.

Selain mendapatkan materi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar kepala sekolah. Berbagai pengalaman dan praktik pengelolaan sekolah menjadi bahan diskusi untuk memperkaya perspektif peserta dalam menghadapi persoalan pendidikan di satuan kerja masing-masing.

Bagi Andi Sukmawati, kepemimpinan yang baik pada akhirnya tidak hanya terlihat dari kemampuan seorang kepala sekolah memahami berbagai konsep pendidikan, tetapi juga dari bagaimana pengetahuan tersebut diterapkan dalam tindakan dan tercermin melalui perilaku sehari-hari.

Ia berharap penguatan kompetensi melalui Bimtek dapat memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sekolah. Kepala sekolah diharapkan mampu menerjemahkan pengetahuan yang diperoleh menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat karakter peserta didik, serta membangun lingkungan sekolah yang positif.

Tiga pilar yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku pun dinilai dapat menjadi fondasi penting dalam membangun sekolah yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter dan budaya pendidikan yang kuat.

Bapenda

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *