Banner Promo
Bapenda

KORMI Makassar Matangkan Forkot 2026, Digelar Selama Tiga Pekan Libatkan 23 Inorga

MAKASSAR – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Olahraga Kota (Forkot) Makassar 2026. Event olahraga rekreasi tersebut ditargetkan berlangsung selama tiga pekan dengan melibatkan 23 Induk Organisasi Olahraga (Inorga).

RS Daya MKSR

Pemantapan persiapan dilakukan melalui Technical Meeting yang digelar di Kantor KORMI Makassar, Jalan Faisal II, Makassar, Sabtu (8/8/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum KORMI Makassar melalui Zoom Meeting serta jajaran panitia dan perwakilan Inorga. Rapat dipimpin Ketua Panitia Forkot Makassar 2026, Abadi Gumawan, didampingi Sekretaris Panitia, Linda Deryani.

Turut hadir para ketua komisi KORMI Makassar serta 23 perwakilan Inorga. Pertemuan membahas sejumlah agenda teknis, mulai dari jadwal, lokasi, kategori pertandingan hingga mekanisme pelaksanaan Forkot 2026.

Ketua Panitia Forkot Makassar 2026, Abadi Gumawan, mengatakan pihaknya menargetkan pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung selama tiga pekan sehingga setiap Inorga memiliki ruang yang cukup untuk melaksanakan kegiatan sesuai karakteristik cabang olahraga masing-masing.

“Harapan kita kegiatan Forkot ini dapat terlaksana dalam waktu tiga pekan. Jadi pelaksanaannya bukan hanya satu atau dua hari. Kami ingin memberi ruang yang luas bagi setiap cabang olahraga untuk tampil maksimal,” ujar Abadi.

Menurutnya, panitia juga memberikan fleksibilitas kepada masing-masing Inorga dalam menentukan waktu dan lokasi pelaksanaan. Penyesuaian tersebut tetap mengacu pada ketentuan dan panduan umum yang telah disepakati bersama.

Matangkan Panduan Pelaksanaan

Selain membahas teknis pelaksanaan, Technical Meeting juga merampungkan Panduan Umum Pelaksanaan Forkot Kota Makassar 2026.

Panduan tersebut menjadi acuan bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Inorga, panitia, koordinator kecamatan hingga perangkat pertandingan. Keberadaan panduan diharapkan dapat mencegah perbedaan interpretasi dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Ketua Komisi OTKB KORMI Makassar, Barly RM, menekankan pentingnya keseragaman aturan agar pelaksanaan kompetisi berjalan tertib dan adil.

“Kita butuh panduan umum yang jelas. Ini mencegah perbedaan interpretasi, utamanya bagi teman-teman di koordinator kecamatan. Dengan aturan yang sama, kompetisi jadi lebih sehat dan menyenangkan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Ketua Komisi OKK, Kartini, serta Ketua Komisi Olahraga Tantangan. Kehadiran jajaran komisi tersebut untuk memastikan seluruh kategori olahraga yang akan dipertandingkan dapat dipersiapkan secara matang.

Hasil pembahasan teknis terkait jadwal, lokasi, dan kategori lomba dari masing-masing Inorga selanjutnya diserahkan kepada panitia untuk diproses dan dipublikasikan.

Dengan keterlibatan 23 Inorga, KORMI Makassar berharap Forkot 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan.

Forkot Makassar 2026 diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan olahraga rekreasi kepada masyarakat sekaligus mendorong budaya hidup aktif, sehat, dan bahagia di Kota Makassar.

Dispora MKSR

Dispora MKSR

Pemkot Palopo

Pemkab Luwu

Pemkab Lutra

DPRD Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *