SMPN 12 Makassar Gelar Belajarku Champion 2026, Dorong Siswa Berprestasi dan Melek Digital
MAKASSAR – Belajar bukan sekadar menghafal materi dan mengejar nilai tinggi. Lebih dari itu, proses belajar juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, dan berani menghadapi tantangan.

Semangat itulah yang mewarnai pelaksanaan Belajarku Champion 2026 yang digelar UPTD SPF SMP Negeri 12 Makassar, Kamis (8/10/2026). Melalui kompetisi akademik berbasis digital ini, sekolah berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan dekat dengan perkembangan teknologi.
Mengusung slogan “Belajar. Bertanding. Jadi Champion.”, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menguji kemampuan akademik sekaligus belajar berkompetisi secara sehat.
Bagi para peserta, kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang memperoleh nilai tertinggi. Mereka juga belajar untuk tetap teliti, berpikir mandiri, mengelola tantangan, dan menghargai proses yang dijalani.
Dalam pelaksanaannya, siswa menggunakan platform digital Belajarku untuk menjawab berbagai soal. Mereka tetap dituntut mengandalkan kemampuan sendiri, mulai dari melakukan perhitungan, mencatat informasi penting, menganalisis pertanyaan, hingga menentukan jawaban yang tepat.
Kesungguhan siswa mengikuti setiap tahapan menjadi bagian penting dari pengalaman belajar tersebut. Dengan pendampingan guru, mereka didorong untuk berani mencoba dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kepala UPTD SPF SMP Negeri 12 Makassar, Dra. Habiba, M.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus membangun persaingan yang sehat di lingkungan sekolah.
“Ini merupakan suatu aplikasi yang luar biasa karena dapat memberikan ilmu sekaligus membangkitkan semangat anak-anak kita untuk bersaing secara positif. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga melibatkan guru, sehingga ada kolaborasi antara siswa dan guru untuk mewujudkan apa yang kita harapkan dalam kegiatan ini,” ujar Habiba.
Menurutnya, inovasi pembelajaran seperti Belajarku Champion dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam mengukur kemampuan dan mengembangkan potensi akademik mereka.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan guru dalam mendampingi siswa. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh peran pendidik dalam memberikan arahan, motivasi, dan dukungan kepada peserta didik.
Teknologi Mendukung, Guru Tetap Mendampingi
Pelaksanaan Belajarku Champion 2026 menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman belajar di sekolah. Melalui platform Modulku dan Belajarku, guru memiliki sarana pendukung untuk menyiapkan bahan ajar, mengelola pembelajaran, serta melaksanakan asesmen.
Sementara itu, siswa dapat memanfaatkan platform Belajarku untuk mengakses materi, mengerjakan tugas, mengikuti asesmen, dan berpartisipasi dalam kompetisi akademik.
Namun, penggunaan teknologi tetap harus berjalan seiring dengan pendampingan guru. Interaksi antara pendidik dan peserta didik menjadi bagian penting agar proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada perkembangan kemampuan dan karakter siswa.
Melalui kegiatan ini, SMPN 12 Makassar ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang. Keberanian mencoba, kemauan belajar, ketelitian, dan sikap sportif merupakan nilai yang tidak kalah penting dari sebuah kemenangan.
Belajarku Champion 2026 pun menjadi salah satu upaya sekolah untuk mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga percaya diri dan siap menghadapi tantangan di era digital.
Pada akhirnya, menjadi champion bukan semata-mata tentang berdiri sebagai pemenang. Lebih dari itu, menjadi juara berarti berani melangkah, terus belajar dari setiap pengalaman, dan tidak berhenti mengembangkan kemampuan diri.(*)















